Troubleshooting merupakan
pencarian sumber masalah secara sistematis sehingga dapat diselesaikan,dan
proses penghilangan penyebab potensial dari sebuah masalah. Kenapa melakukan
troubleshooting? Trobleshooting dilakukan jika terdapat ganguan-ganguan berikut
:
·
Masalah
Virus
·
Komponenya
rusak/File sistem operasi ke hapus
·
Kesalahan
dalam register ketika ngedit (Regedit)
·
Tidak
terkoneksinya harddisk ke sistem
·
Sistem
operasi error
·
Kapasitas
file melebihi,sehingga memori melemah
·
Tidak
terkoneksi kabel data harddisk dengan mainboard
·
Konektor
power tidak terhubung ke komponen
·
Power
Supply bermasalah atau rusak
·
Slot
pada mainboard kotor
Troubleshoting dibagi menjadi 2,yaitu :
A. Troubleshooting
PC secara Umum
Pengecekan PC secara umum dapat
dilakaukan sebagai berikut
1)
Periksalah
apakah kesalahan operator/setup pada hardware ataupun intruksi-intruksi yang
terbalik pada PC
2)
Cobalah
untuk memastikan apakah semua kabel sudah terpasang dengan benar dan sesuai pada
tempatnya
3)
Periksalah
Software termasuk pada program files dan driver-driver
4)
Periksalah
tanda-tanda yang nampak dari luar seperti pada power LED yang berkedip atau
tidak menyala sama sekali,suara-suara yang dikeluarkan dari PC yang tidak bisa
dan cek apakah ada gangguan pada monitor
5)
Jalankan
program atau aplikasi untuk diagnostik
6)
Jika
semua perlakuan diatas gagal,silakan lakaukan pembongkaran pada PC
7)
Matikan
PC dan cek semua pengkabelan apakah sudah terhubung dengan benar dnan sesuai
pada tempatnya atau tidak. Jika terdapat banyak debu silakan bersihkan dengan
kuas/vakum penyedot debu
B. Troubleshooting
secara Khusus
Untuk melakaukan
pemeriksaan secara khusus dapat dilakaukan sebagai berikut
1)
Power
On Self Test (POST)
POST,
yaitu yang dilakukan oleh PC untuk mengecek fungsi-fungsi komponen pendukung PC
apakah bekerja dengan baik. POST dilakukan saat PC sedang booting, jika
Pemengalami masalah , maka dapat terdeteksi gejala kesalahannya melalaui pesan
peringatan yang berbentuk :
1)
Kode
Kesalahan (2 sampai 5 digit)
2)
Pesan
Kesalahan : pesan singkat dalam bahasa inggris (ada beberapa pesan yang
menunjukkan problemnya)
3)
Kode
Beep (Suara)
Langkah-langkah POST
1)
Test
1 (Basic System) : Cek power supply,MPU,bus,dan ROM
2)
Test
2 (Extended System) : Cek system timer,DMAC,16 KB lokasi awal DRAM,dan PI
3)
Test
3 (Display) : Cek sistem pengendali sinyal vidio pada card monitor dan VRAM
4)
Test
4 (Memory) : Cek lokasi DRAM siatas 16 KB dengan di-sampling/dicuplik
5)
Test
5 (Keyboard) : Cek keyboard
6)
Test
6 (Drive) : Cek adapter card dan periferal disk drive dan harddisk
Pesan Kesalahan selama POST
1)
Test
1 (Basic System Error), yaitu sistem terhenti dan tisak ada tampilan maupun
suara beep, walaupun kursor mungkin muncul
2)
Test
2 (Extended System Error), yaitu terdengar suara beep panjang dan diikuiti
suara beep pendek, kemudian eksekusi POST terhenti
3)
Test
2 (Display Error), yaitu 1 terdengar bunyi panjang siikuti dengan 2 beep
pendek,kemudian POST melakuan test berikutnya
4)
Test
4 (Memory Error), yaitu muncul angka yang menunjukkan kode kesalahan
5)
Test
5 (Keyboard Error), yaitu muncul angka yang menunjukkan kode kesalahan
6)
Test
6 (Drive Error), yaitu muncul angka 601,1780,atau 1781 yang menunjukkan kode
beep
Berikut Table Kode Beep
dan Kemungkinan daerah Kerusakannya
|
Kode Suara
|
Kemungkinana bagian
Keruskannya
|
|
Tanpa
Beep
|
Power
Supply
|
|
Beep
terus menerus
|
Power
Supply
|
|
Beep
pendek terus menerus
|
Power
Supply
|
|
1 Beep
panjang dan 1 Beep pendek
|
Motherboard
|
|
1 Beep
panjang dan 2 Beep pendek
|
Video
Adapter Card
|
|
1 Beep
panjang tidak ada tampilan
|
Kabel Monitor
|
|
1 Beep
panjang tidak mau booting
|
Kabel
Disk atau Adapter Disk
|
Berikut Table Pesan Kesalahan
|
Kode
|
Penjelasan
|
|
1xx
|
Kerusakan
Sistem Board
|
|
101
|
Kerusakan
Sistem Board pada interrupt
|
|
102
|
Kerusakan
Sistem Board pada timer
|
|
2xx
|
Kerusakan
memory RAM
|
|
201
|
Tes
RAM rusak
|
|
3xx
|
Kerusakkan
pada Keyboard
|
|
301
|
Keyboard
tidak respon
|
|
6xx
|
Kerusakkan
POST Floppy Disk/Adapter
|
|
601
|
Kerusakan
Floppy Disk
|
|
17xx
|
Kerusakkan
Harddisk
|
|
1701
|
Kerusakkan
POST pada Harddisk
|
|
18xx
|
Kerusakan
Unit 1/0 Ekspansi
|
|
1801
|
Kerusakan
POST pada unit 1/0 Expansi
|
Macam – Macam Diagnosis Troubleshooting
1)
Diagnosis
Umum (routine)
Pada
diagnosis umum ini meliputi :
·
Konfigurasi
System
·
Perubahan
Konfigurasi System
·
Format
Disk
2)
Diagnosis
Mencari dan Memperbaiki Kerusakan
Pada diagnosis
ini meliputi 3 kategori,yaitu :
·
Software
·
Konfigurasi
Error Code
·
Sistem
Lockup
Tidak ada komentar:
Posting Komentar