Minggu, 25 September 2016

Troubleshooting Permasalahan PC ( Umum dan Khusus )



            Troubleshooting merupakan pencarian sumber masalah secara sistematis sehingga dapat diselesaikan,dan proses penghilangan penyebab potensial dari sebuah masalah. Kenapa melakukan troubleshooting? Trobleshooting dilakukan jika terdapat ganguan-ganguan berikut :
·         Masalah Virus
·         Komponenya rusak/File sistem operasi ke hapus
·         Kesalahan dalam register ketika ngedit (Regedit)
·         Tidak terkoneksinya harddisk ke sistem
·         Sistem operasi error
·         Kapasitas file melebihi,sehingga memori melemah
·         Tidak terkoneksi kabel data harddisk dengan mainboard
·         Konektor power tidak terhubung ke komponen
·         Power Supply bermasalah atau rusak
·         Slot pada mainboard kotor

            Troubleshoting dibagi menjadi 2,yaitu :

A.     Troubleshooting PC secara Umum
           
            Pengecekan PC secara umum dapat dilakaukan sebagai berikut
1)      Periksalah apakah kesalahan operator/setup pada hardware ataupun intruksi-intruksi yang terbalik pada PC
2)      Cobalah untuk memastikan apakah semua kabel sudah terpasang dengan benar dan sesuai pada tempatnya
3)      Periksalah Software termasuk pada program files dan driver-driver
4)      Periksalah tanda-tanda yang nampak dari luar seperti pada power LED yang berkedip atau tidak menyala sama sekali,suara-suara yang dikeluarkan dari PC yang tidak bisa dan cek apakah ada gangguan pada monitor
5)      Jalankan program atau aplikasi untuk diagnostik
6)      Jika semua perlakuan diatas gagal,silakan lakaukan pembongkaran pada PC
7)      Matikan PC dan cek semua pengkabelan apakah sudah terhubung dengan benar dnan sesuai pada tempatnya atau tidak. Jika terdapat banyak debu silakan bersihkan dengan kuas/vakum penyedot debu

B.     Troubleshooting secara Khusus

            Untuk melakaukan pemeriksaan secara khusus dapat dilakaukan sebagai berikut
1)      Power On Self Test (POST)
POST, yaitu yang dilakukan oleh PC untuk mengecek fungsi-fungsi komponen pendukung PC apakah bekerja dengan baik. POST dilakukan saat PC sedang booting, jika Pemengalami masalah , maka dapat terdeteksi gejala kesalahannya melalaui pesan peringatan yang berbentuk :
1)      Kode Kesalahan (2 sampai 5 digit)
2)      Pesan Kesalahan : pesan singkat dalam bahasa inggris (ada beberapa pesan yang menunjukkan problemnya)
3)      Kode Beep (Suara)

            Langkah-langkah POST
1)      Test 1 (Basic System) : Cek power supply,MPU,bus,dan ROM
2)      Test 2 (Extended System) : Cek system timer,DMAC,16 KB lokasi awal DRAM,dan PI
3)      Test 3 (Display) : Cek sistem pengendali sinyal vidio pada card monitor dan VRAM
4)      Test 4 (Memory) : Cek lokasi DRAM siatas 16 KB dengan di-sampling/dicuplik
5)      Test 5 (Keyboard) : Cek keyboard
6)      Test 6 (Drive) : Cek adapter card dan periferal disk drive dan harddisk

            Pesan Kesalahan selama POST
1)      Test 1 (Basic System Error), yaitu sistem terhenti dan tisak ada tampilan maupun suara beep, walaupun kursor mungkin muncul
2)      Test 2 (Extended System Error), yaitu terdengar suara beep panjang dan diikuiti suara beep pendek, kemudian eksekusi POST terhenti
3)      Test 2 (Display Error), yaitu 1 terdengar bunyi panjang siikuti dengan 2 beep pendek,kemudian POST melakuan test berikutnya
4)      Test 4 (Memory Error), yaitu muncul angka yang menunjukkan kode kesalahan
5)      Test 5 (Keyboard Error), yaitu muncul angka yang menunjukkan kode kesalahan
6)      Test 6 (Drive Error), yaitu muncul angka 601,1780,atau 1781 yang menunjukkan kode beep

Berikut Table Kode Beep dan Kemungkinan daerah Kerusakannya
Kode Suara
Kemungkinana bagian Keruskannya
Tanpa Beep
Power Supply
Beep terus menerus
Power Supply
Beep pendek terus menerus
Power Supply
1 Beep panjang dan 1 Beep pendek
Motherboard
1 Beep panjang dan 2 Beep pendek
Video Adapter Card
1 Beep panjang tidak ada tampilan
Kabel Monitor
1 Beep panjang tidak mau booting
Kabel Disk atau Adapter Disk


                        Berikut Table Pesan Kesalahan

Kode
Penjelasan
1xx
Kerusakan Sistem Board
101
Kerusakan Sistem Board pada interrupt
102
Kerusakan Sistem Board pada timer
2xx
Kerusakan memory RAM
201
Tes RAM rusak
3xx
Kerusakkan pada Keyboard
301
Keyboard tidak respon
6xx
Kerusakkan POST Floppy Disk/Adapter
601
Kerusakan Floppy Disk
17xx
Kerusakkan Harddisk
1701
Kerusakkan POST pada Harddisk
18xx
Kerusakan Unit 1/0 Ekspansi
1801
Kerusakan POST pada unit 1/0 Expansi


            Macam – Macam Diagnosis Troubleshooting
1)      Diagnosis Umum (routine)
Pada diagnosis umum ini meliputi :
·         Konfigurasi System
·         Perubahan Konfigurasi System
·         Format Disk
2)      Diagnosis Mencari dan Memperbaiki Kerusakan
Pada diagnosis ini meliputi 3 kategori,yaitu :
·         Software
·         Konfigurasi Error Code
·         Sistem Lockup

            Sekian dari saya, Semoga bisa menambah Ilmu Pengetahuan yang Anda miliki . Mohon maaf apabila terdapat tulisan yang salah dan menggunakan bahasa yang kurang baku ( Masih New Bie) . Terima Kasih Telah Berkunjung Disini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar